Puisi Filosofi Kopi dan Cinta | Puisi Phasi Padamaley

Filosofi Kopi Dan Cinta
Karya: Phasi Padamaley

satu gelas kopi hitam
telah kubahiskan dalam satu malam
hanya untuk mendengar suara tangismu
yang akan mengakhiri cinta ini

seandainya kau pun mengerti
aku mencintaimu sedari
di tangan ayah petani
aku mencintaimu sedari diasuh ibu

jadilah pahit manis
bersamaku menjadi ampas!
bersamaku menjadi ampas!
bahwa cinta kita terbuat dari segala rasa

bersamalah denganku menjadi ampas
bersamalah denganku
membeku di dasar gelas
yang tak akan di sentuh oleh siapa pun!

Jakarta, 22 Maret 2020
Phasi Padamaley

Saksikan Musikalisipuisi Disini

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s