Puisi Penyair Dan Iblis

Penyair Dan Iblis

Penyair tak butuh di bayar
Penyair tak butuh di gaji
Penyair sama sekali ia tak butuh di upeti
Sebab Penyair ia hanya mengendali puisi
dengan jiwa idealismenya yang murni dari hati nurani

Penyair tak butuh di puji, apalagi dikasihani
penyair bukan pengemis yang pilu
penyair; ia telah dikutuk malaikat rohani
dengan tiupan sangkakala ke sela-sela sukmanya
menjadi gumam angin dendam kepada iblis yang congkak

Iblis yang dekil, kumal
iblis yang jorok
iblis yang bengis
iblis, ya iblis songong itu, sok jadi penguasa tapi blo’on

iblis, aku adalah angin dendam
dari titisan para leluhur
dari bisikan doa dalam pertapaan
yang paling agung

dengan rintik airmata cinta
dengan deru rindu dari segala arah
dengan bisikan doa ibu.

penyair; takdir Ilahi yang tak mampu dirubah
nasibnya lebih buruk dari pemulung
hidupnya lebih busuk dari tong sampah
penguasa yang suka korup.

Jakarta, 9 Februari 2019
Phasi Padamaley

Puisi - Karya - Phasi Padamaley - Penyair Dan Iblis

Iblis Tak Sebajingan Penguasa Yang Korup

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s